Header Ads

SANGGARBisnisOnline.Com

Sebelum Menikah Coba Diskusikan 7 Hal Ini Dengan Pasangan






Selalu ada awal untuk segalanya, bahkan ketika Anda sudah menikah. Bagi Anda yang sedang mempersiapkan pernikahan, Anda dapat yakin bahwa Anda akan khawatir dengan berbagai jenis persiapan yang berkaitan dengan ini. Beberapa rencana dapat mengisi pikiran Anda dan pasangan Anda. Mengingat pernikahan akan menjadi awal baru bagi Anda dan pasangan. Wajar jika Anda ingin semuanya berjalan dengan sempurna. Karena semua orang pasti mengharapkan kebahagiaan dalam pernikahan mereka.
Selain berbagai rencana yang berkaitan dengan pernikahan, Anda dan pasangan juga harus bersiap untuk menjalani kehidupan pernikahan. Tidak ada rumah yang selalu berfungsi dengan baik dan baik. Semua pasangan pasti akan melalui banyak tantangan untuk menjalaninya. Baik itu tantangan yang menyenangkan atau sulit untuk dilewati. Namun, sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk mempersiapkan hal-hal ini nanti.






Ketika melihat fakta-fakta sebelumnya, sangat wajar jika Anda dan pasangan mulai membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan masing-masing orang. Nama Anda juga akan membentuk keluarga baru, tentu saja, Anda dan pasangan harus saling mengenal lebih dalam. Berbagai kebiasaan, suasana hati yang buruk atau bahkan kondisi keuangan harus dibicarakan sejak awal. Hal-hal seperti ini akan membuat Anda dan pasangan lebih akrab satu sama lain, sehingga hubungan semakin kuat dan lebih nyaman antara satu dan yang lainnya.
Jangan biarkan diri Anda dan pasangan hidup di rumah dengan sejuta teka-teki di hati Anda. Terutama karena Anda dan pasangan tidak benar-benar mengenal kepribadian masing-masing. Tidak perlu terlalu formal, Anda dan pasangan dapat berkomunikasi dan mendiskusikan hal-hal ini dengan santai sehingga orang lain dapat membuka dan berbicara dengan nyaman. Pertimbangkan beberapa hal berikut yang harus Anda diskusikan dengan pasangan Anda sebelum menikah.





  1. Komitmen dan tujuan pernikahan
    Komitmen pernikahan
    Komitmen adalah hal terpenting dalam pernikahan melalui shyamalakiru.com
    Pernikahan tentunya harus dimulai dengan tujuan yang jelas, sehingga sangat tepat bagi Anda dan pasangan untuk membahas hal ini sejak awal. Jangan biarkan diri Anda merencanakan pernikahan tanpa tujuan apa pun. Pernikahan seperti ini akan sangat rapuh dan tidak akan memiliki dasar yang kuat yang akan menjadi dasar Anda dan pasangan di masa-masa sulit nanti.
    Juga pastikan bahwa Anda dan pasangan memiliki komitmen yang kuat untuk menjalani kehidupan pernikahan. Ini akan menjadi pilar penting dalam pembangunan rumah yang Anda coba bangun bersama pasangan. Bicarakan hal ini dengan jelas sejak awal sehingga Anda dan pasangan bisa lebih percaya diri menjalani kehidupan keluarga.
  2. Bagaimana cara berkomunikasi?
    Janji pertama
    Komunikasi penting untuk menjalin hubungan melalui fxgallery.com
    Komunikasi adalah poin penting dalam hubungan, bahkan dalam pernikahan. Ini bisa menjadi apa yang membuat hubungan lebih kuat atau bahkan sebaliknya. Sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk memahami pola / cara berkomunikasi satu sama lain sehingga Anda dan pasangan bisa saling mengenal dengan baik dan jelas. Jika ternyata Anda dan pasangan tidak bisa menemukan pola komunikasi yang tepat, beberapa kendala mungkin muncul dalam pernikahan nanti.
    Jangan ragu untuk membahas ini sebagai salah satu hal serius dalam hubungan Anda. Padahal, komunikasi adalah poin penting yang akan membantu Anda membangun keluarga yang bahagia. Beberapa kebiasaan buruk dalam komunikasi dapat dibungkam atau dihilangkan jika Anda dan pasangan Anda bekerja dengan baik sejak awal.
  3. Prioritas individu
    Prioritas pernikahan
    Berbagi prioritas pribadi melalui focus7shot.com
    Jangan salah paham, setiap orang pasti akan memiliki beberapa hal yang menjadi prioritas pribadi mereka dalam hidup mereka. Meskipun mereka telah memutuskan untuk merencanakan pernikahan. Hal-hal seperti ini harus dibicarakan dengan pasangan Anda. Karena bagaimanapun, Anda dan pasangan tentu memiliki kehidupan pribadi mereka sendiri, termasuk beberapa prioritas. Mungkin berbagai prioritas ini masih ingin dieksekusi setelah menikah nanti. Karena itu, sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk mengetahui prioritas Anda sejak awal.
  4. Kondisi keuangan dan manajemen setelah menikah.
    Suami dan istri keuangan
    Kelola keuangan rumah tangga melalui easyweddings.com.au
    Keuangan adalah hal terpenting yang tidak boleh dilupakan dalam diskusi ini, terutama yang berkaitan dengan kondisi keuangan saat ini. Rencana pernikahan akan membutuhkan sejumlah uang. Salah satu solusi yang dapat Anda ambil adalah membuat anggaran dan menabung bersama pasangan Anda untuk memenuhinya.
    Ini tentunya harus dimulai dengan kejujuran orang lain tentang kondisi keuangan. Jangan sampai ini dilupakan. Sebelum menikah, Anda dan pasangan harus mengetahui kondisi keuangan masing-masing dan bagaimana cara menanganinya selama ini.
    Selain itu, Anda dan pasangan juga harus membicarakan tentang manajemen keuangan rumah Anda setelah menikah. Jangan sampai Anda memiliki citra keuangan rumah dan pasangan Anda nanti. Jika ya, itu dilakukan tanpa tujuan keuangan yang jelas.
  5. Tujuan keuangan setelah menikah
    Tabungan pernikahan
    Tetapkan tujuan yang ingin Anda capai melalui bankerandtradesman.com
    Tidak perlu terlalu banyak berpikir. Minimal, Anda juga harus memiliki tujuan keuangan untuk lima tahun ke depan setelah menikah. Ini akan membantu Anda dan pasangan mendapatkan gambaran tentang keuangan rumah Anda di masa depan, yang mencakup memfasilitasi pencapaian beberapa tujuan keuangan keluarga. Beberapa orang beranggapan bahwa membicarakan hal-hal seperti ini sebelum menikah terlalu cepat. Tetapi, di sisi lain, memulai pernikahan tanpa tujuan dan tujuan finansial adalah risiko yang cukup besar, bukan?
    Mengorganisir dan menentukan tujuan keuangan sejak awal akan jauh lebih tepat daripada apa yang Anda lakukan setelah menikah. Jika Anda sudah membahasnya sejak awal, Anda dan pasangan memiliki lebih banyak waktu untuk bersiap. Atau Anda dan pasangan bisa memulai sebelum menikah. Misalnya dengan berinvestasi bersama di bidang keuangan sejak awal.
  6. Kondisi setiap keluarga besar
    Mertua
    Komunikasi yang baik antar keluarga akan memperkuat hubungan melalui squarespace.com
    Menikah tidak diragukan lagi akan mempersatukan Anda, pasangan, dan keluarga besar Anda pada saat yang bersamaan. Hubungan ini akan solid jika Anda mengenal pasangan keluarga yang hebat dan sebaliknya. Tidak perlu takut atau khawatir tentang banyak hal yang berkaitan dengan ini. Baik Anda dan pasangan tentu memiliki riwayat keluarga sendiri. Buka dari awal akan jauh lebih baik. Bahkan, jika Anda memiliki kesempatan untuk bertemu dengan keluarga dan keluarga Anda, pasangan Anda akan jauh lebih baik.
    Hubungan keluarga yang baik akan membuat hubungan Anda dan pasangan Anda lebih kuat, sehingga sangat penting untuk mulai lebih dekat satu sama lain. Jangan menikah tanpa mengetahui atau mengetahui kondisi keluarga besar Anda. Ini akan membuat hubungan menjadi kaku dan tidak hangat.
  7. Distribusi pekerjaan rumah tangga.
    Tugas seorang suami dan istri
    Atur Divisi Tugas dengan pasangan melalui focusonthefamily.com
    Bukan hanya sang istri, tetapi sang suami juga berkewajiban untuk ikut serta dalam perawatan di rumah. Ada banyak tugas domestik yang harus diselesaikan. Itulah mengapa kerja sama antara Anda dan pasangan akan diperlukan. Anda dan pasangan akan menjadi tim kerja untuk menyelesaikan berbagai tugas domestik. Anda juga harus mendiskusikannya sejak awal dengan pasangan Anda. Tentu saja, mempertimbangkan kondisi kerja utama dan beberapa hal lain dalam hidup Anda dan pasangan Anda.




Baca juga: Prosedur dan biaya pernikahan di KUA





Kesimpulan :





Jadikan kebiasaan berkomunikasi dengan benar.
Membangun rumah tentu tidak akan semudah merencanakannya. Karena Anda dan pasangan akan menghadapi beberapa kondisi baru untuk Anda masing-masing. Antisipasi berbagai masalah di rumah Anda dengan membahas beberapa hal penting terkait kebiasaan dan poin penting lainnya. Ini bisa sulit pada awalnya. Namun, jika dilakukan dengan komunikasi yang benar, semuanya akan berjalan dengan baik dan tanpa masalah.





Baca juga: 12 Tips Supaya Hubungan Suami-Istri Makin Mesra dan Pernikahan Bahagia Selamanya


1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.